Postingan

bagaimana jika aku telakhir sebagai seorang non Muslim?

Aku pernah merenung. Bagaimana jadinya aku jika terlahir dari rahim non-muslim. Dibesarkan dan didik dalam lingkungan tidak berislam. Apakah aku dapat merasakan indahnya dan nikmatnya iman? Aku sadar dan aku akui. Meski aku telah berikrar kepada Sang Pencipta saat ruh ditiup ke dalam raga. Bahwa aku bersaksi tiada Tuhan selainNya. Serta Ia telah mengutus manusia mulia bernama Muhammad untuk membawa risalahNya. Namun aku sering lalai dan lupa, akan kewajibanku sebagai hambaNya. Senantiasa Alpa dalam beribadah kepadaNya dan berkeluh kesah setiap kali menghindari laranganNya. Setan nampaknya lebih kuasa atas pikiran dan raga. QS As Syams : 8-9-10. فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا Maka Allah mengilhami jiwa manusia kefasikan dan ketaqwaan. Sesungguhnya beruntunglah yang menyucikan jiwanya dan sesungguhnya merugilah yang mengotorinya. Walaupun secara naluriah manusia mempercayai Keesaan Allah, namun untuk memunculkannya ke permuk...

moving to another part of the world

hii, it's been a long time since my last post yaa, as you know now i live and study in berlin. i'm proudly said that i'm a berliner who study in technische universität berlin, i'm majoring in Mathemathics, kinda weird to heard but here i'm. how can i now study math? cause back then i was craving for something about medical engineering or something about that, simply cause i love math since i was in kindergarten. and i think math is already in my blood since my mom pregnant.  my mom studied pure math in UI for her undergraduate and the funniest thing is i learn exactly the same modul like my mom was studied. so i can easily tell her what i learn day by day, but yaa most of the time she forget abt that.  the first 2 weeks in berlin, i joined a career mentorship, and i meet mas jayanto, my mentor, he graduated in robotics degree or kinda, i forgot the details, but i know, he is very passionated with her studies, he knows he love robotics since high school and never a s...

kok gini ya..

Kembali terulang perasaan ini. Rasanya sangat amat familiar dengan emosi ini. Situasi seperti ini dulu gw rasakan saat pertama kali menginjakan di jenjang SMA. Dahulu yang gw inginkan adalah keluar, bebas mengeksplor hal baru, se simple itu, tanpa pernah menyebutkan sekolah spesifik mana yang dikejar.  Saat telah mendapatkannya kok justru dipenuhi rasa bingung dan gamang di benak ini. I already got what I want but doesn't feel same why? rasanya ga puas dan selalu ga tenang, bawaannya ini langkah yang salah. Pandemi terjadi dan menyadarkan gw bahwa ternyata ini yang sebenernya gw impikan. Berangkat pagi jam 6 sembari melihat indahnya langit di pagi hari, sekolah bertemu banyak orang, sore pergi ke tempat les dengan public transportation, di hari hari tertentu setelah pulang sekolah bermain bersama. Tak lupa setiap hari ditutup dengan menikmati riuh pikuk ibu kota.  Ternyata benar ini yang sebenernya gw inginkan. Dengan kejadian ini mengingatkan gw dengan salah satu cerita Pandj...

PUSH YOURSELF

jumat pagi kemaren tiba-tiba ngedumel gini  "ya Allah kapan sakitnya sih gw biar istirahat" tau sih sebenernya salah banget kepikiran begitu, eh bener gak lama siangnya gw udzur  gw tipikal yang selalu mau ngepush diri sendiri dan sedikit ngasih istirahat buat diri ini, jadi kalo yaa istrihatnya cuman pas sakit aja. mana Alhamdulillah kalo sakit itu jarang dan sekalinya sakit makan panadol aja udah sembuh, tapi beeeuh kalo udah hari pertama udzur ga karuan sakitnya, bikin mood ancuur, jadi sensitif,  semua orang dimarahin, dan jadi males-malesan banget. jadinya setiap udzur bikin excuse tambahan buat gw eh tapi tadi denger teh juan cerita kalo perjuangan hamil lebih lebih bayangin aja harus nopang beban 10-15 kilo kemana-mana, gimana ga remuk tuuh tulang-tulangnya, tapi kita tetep ga boleh fokus sama lelah, sakit, dan segala macemnya.   "Ya Allah please, sesakit apapun badan ini, selemah apapun fisik ini. Bantu aku bisa tetep terbangun untuk tahajud. Please ya Allah,...

jalan aja!

selama ini mungkin orang ngira kita bisa masuk surga hanya dengan tauhid yang udah kita punya atau dengan ilmu agama yang membludak. tapi sebenernya kita lupa bahwa untuk masuk ke surgaNya kita perlu kendaraan yang mengantarkan apa itu? iyaa, itu istiqomah! dengan istiqomah dapat mengantarkan kita ke kematian yang khusnul khotimah dengan istiqomah dapat mengantarkan islam ke hari ini.  coba bayangin kalo Abu Bakar dan para sahabat ga istiqomah, masa harus Rasullah sendiri yang memperjuangkan islam. aelah jall, semua orang juga taulah kita harus tetep istiqomah sesuai dengan amalan yang dicintai Allah yaitu sedikit-sedikit tapi terus menerus.  tapi ternyata istiqomah bukan hanya konsisten ataupun rutin. Istiqomah punya arti yang lebih dari itu.  Istiqomah adalah bagaimana kita terus memperbaiki, membenahi, bahkan meningkatkan kualitas amalan yang kita lakukan setiap harinya.  Allah udah menjanjikan di surat Al - Ahqaf ayat 13, kalau kita menyatakan Allah adalah rab ki...

teenage

Imam Syafi'i di umur 15 tahun dapat mengeluarkan fatwa muslim dan diakui secara internasional Al - Fatih di umur 12 tahun telah menjadi sultan dan menaklukan Konstatinopel pada umur 21 tahun Ibnu Sina menyembuhkan penyakit keras raja Bukhari pada umur 18 tahun Harun Ar - Rasyid menjadi khalifah pada umur 23 tahun Al Khawarizmi bergabung dengan akademisi Bait Al - Hikmah di umur 20 tahun kalo diliat kok bisa ya mereka diumurnya yang masih muda bisa secermerlang itu? dan 4 orang diatas hanya sebagian kecil dari contoh, keberhasilan islam dahulu bayangin aja beberapa tokoh diatas mungkin belum melewati batas waktu "Quarter Life Crisis" yang sering diisukan banyak orang sekarang. orang sukses sekarang diumur 40 tahunan dan mengalami "Quarter Life Crisis" pada umur 20-30 tahun kalo gitu di umur berapa mereka mengalami "Quarter Life Crisis" itu? muda banget berarti kan ya? disini jelas bahwa tidak berlakunya batas waktu itu ke setiap orang. kenapa mereka bis...

strategy

What do you consider your best qualities that you would like to improve? baru aja ngejawab pertanyaan itu di proses application kemaren. dan gw jawab; Teaching dari kecil seneng banget berbagi suatu hal ke orang lain dan ngeliat mereka paham  dan selama di nf jadi makin yakin the best to way be beneficial is with teach, 3 tahun disana selalu ngerasain jadi mentor yaa walaupun masih di ranah ttg pelajaran sekolah. seeing they got a better score becomes a satisfaction for me.    pas salah satu mentee gw; leda (yuhuuu) berhasil masuk CMBBS jadi proud sendiri buat gw. kayak gila mentee gw bisa masuk ke salah satu sma bergengsi di banten eh masuk sma semuanya berenti dan harus cari “mangsa” sendiri biar bisa tetep sharing.  dan hari ini jadi makin termotivasi karena dikasih tau hadist ini  “Sesungguhnya Allah dan para Malaikat, serta semua makhluk di langit dan di bumi, sampai semut dalam lubangnya dan ikan (di lautan), benar-benar bershalawat/mendoakan kebaikan bagi...