Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

jalan aja!

selama ini mungkin orang ngira kita bisa masuk surga hanya dengan tauhid yang udah kita punya atau dengan ilmu agama yang membludak. tapi sebenernya kita lupa bahwa untuk masuk ke surgaNya kita perlu kendaraan yang mengantarkan apa itu? iyaa, itu istiqomah! dengan istiqomah dapat mengantarkan kita ke kematian yang khusnul khotimah dengan istiqomah dapat mengantarkan islam ke hari ini.  coba bayangin kalo Abu Bakar dan para sahabat ga istiqomah, masa harus Rasullah sendiri yang memperjuangkan islam. aelah jall, semua orang juga taulah kita harus tetep istiqomah sesuai dengan amalan yang dicintai Allah yaitu sedikit-sedikit tapi terus menerus.  tapi ternyata istiqomah bukan hanya konsisten ataupun rutin. Istiqomah punya arti yang lebih dari itu.  Istiqomah adalah bagaimana kita terus memperbaiki, membenahi, bahkan meningkatkan kualitas amalan yang kita lakukan setiap harinya.  Allah udah menjanjikan di surat Al - Ahqaf ayat 13, kalau kita menyatakan Allah adalah rab ki...

teenage

Imam Syafi'i di umur 15 tahun dapat mengeluarkan fatwa muslim dan diakui secara internasional Al - Fatih di umur 12 tahun telah menjadi sultan dan menaklukan Konstatinopel pada umur 21 tahun Ibnu Sina menyembuhkan penyakit keras raja Bukhari pada umur 18 tahun Harun Ar - Rasyid menjadi khalifah pada umur 23 tahun Al Khawarizmi bergabung dengan akademisi Bait Al - Hikmah di umur 20 tahun kalo diliat kok bisa ya mereka diumurnya yang masih muda bisa secermerlang itu? dan 4 orang diatas hanya sebagian kecil dari contoh, keberhasilan islam dahulu bayangin aja beberapa tokoh diatas mungkin belum melewati batas waktu "Quarter Life Crisis" yang sering diisukan banyak orang sekarang. orang sukses sekarang diumur 40 tahunan dan mengalami "Quarter Life Crisis" pada umur 20-30 tahun kalo gitu di umur berapa mereka mengalami "Quarter Life Crisis" itu? muda banget berarti kan ya? disini jelas bahwa tidak berlakunya batas waktu itu ke setiap orang. kenapa mereka bis...

strategy

What do you consider your best qualities that you would like to improve? baru aja ngejawab pertanyaan itu di proses application kemaren. dan gw jawab; Teaching dari kecil seneng banget berbagi suatu hal ke orang lain dan ngeliat mereka paham  dan selama di nf jadi makin yakin the best to way be beneficial is with teach, 3 tahun disana selalu ngerasain jadi mentor yaa walaupun masih di ranah ttg pelajaran sekolah. seeing they got a better score becomes a satisfaction for me.    pas salah satu mentee gw; leda (yuhuuu) berhasil masuk CMBBS jadi proud sendiri buat gw. kayak gila mentee gw bisa masuk ke salah satu sma bergengsi di banten eh masuk sma semuanya berenti dan harus cari “mangsa” sendiri biar bisa tetep sharing.  dan hari ini jadi makin termotivasi karena dikasih tau hadist ini  “Sesungguhnya Allah dan para Malaikat, serta semua makhluk di langit dan di bumi, sampai semut dalam lubangnya dan ikan (di lautan), benar-benar bershalawat/mendoakan kebaikan bagi...

KALAH

sekarang kalo orang-orang (termasuk gw) ditanya siapa role modelnya pasti jawabannya; influencer inilah atau youtuber itu, bahkan sampe aktor - aktor yang lagi naik daun. padahal kita belum tentu tau pasti yang mereka share itu adalah suatu hal kebaikan atau bahkan mereka memasukkan unsur-unsur yang lainnya. yang seharusnya para ilmuwan, cendikiawan, dan ulama yang menjadi bintang terkalahkan dengan para artis. sungguh mirisnya dunia ini, semuanya sudah berbalik posisinya. udah kacau timbangan prioritas kita hingga menghabiskan waktu untuk menikmati hal-hal yang berada di  peringkat trending tetapi tak memberi kemanfaatan yang cukup. kita ga boleh kalah dengan para influencer itu, kita juga harus mulai berbenah dan bekalin diri sendiri dengan ilmu yang cukup biar bisa ngambil start awal untuk menjadi orang yang bermanfaat untuk sekitar.  kita juga ga perlu lagi sibuk sendiri dengan permasalahan - permasalahan kecil kayak mentingin mana kualitas atau kuantitas dan bahkan tentan...